Memang Ada?

Memang ada pujangga yang tak punya kekasih? 
Itu seperti jika kukatakan bahwa dalam musim hujan, bajuku yang dijemur dan lupa kuangkat itu tetap bisa kering. 
Itu seperti jika kuberitahukan bahwa pada lapar, tidak ada perut yang sakit dan selera untuk menelan makanan. 
Itu seperti jika kuumumkan bahwa di antah berantah negeri, ada ruko penjual kopi tanpa tukang parkir meminta biaya jasa dua ribu. 
Itu seperti jika kumaklumatkan kepada penjuru Indonesia, bahwa ada koruptor yang dijatuhi hukuman mati. 
Sulit. Kalau tidak ingin menyebutnya mustahil. 

Komentar