...

Jantung tiba-tiba ribut. 
Kenapa? Karena ada telfon masuk yang mengagetkan. 

Selintas, untuk 22 menit selanjutnya. 
Iramanya mulai konstan, menyemburat bahagia dan tenang. 

"Tuut", telfon ditutup. 
Tiba-tiba dan sepihak. 
Satu, dua detak terlewati.
Satu, dua degup mati. 
Kalah oleh nyaring yang sunyi. 


Komentar