Siklus Hari

Setiap pagi aku bangun membawa rindu malam. 

Menahannya tertatih-tatih sepanjang siang, sore, dan senja.

Tujuanku hanyalah untuk tidur dengan tenang sambil mendekap rindu yang sama.

Sederhana yang selalu saja gagal ku raih.

Sebab setiap malamnya, jalinan tanganku diberai penat untuk melempar beban rindu hingga terserak.

Aku tidur dengan penyesalan.

Lantas Tuhan dalam lelapku membawakan rindu yang baru.

Setiap pagi aku bangun membawa rindu malam.

Komentar