Jauh
Umi sakit, jauh di sana
Dan aku di sini, jadi terhimpit.
Reda lah wahai perih,
mengapa kau melukainya dengan gigih?
Dan kau! Hei!
Kau yang tusuknya sering timbul dan tenggelam,
jangan bermain petak umpet dengannya, sudah terlalu renta, tinggalkan,
lebih baik denganku yang masih penuh tenaga.
....
Jauh di sana, Umi sakit
Aku di sini, dicengkram sempit.
Komentar
Posting Komentar