Kayu Bakar
Allah, tolong terangi semestaku yang kian menggelap karena dosa-dosa yang kutangkap, yang kukoleksi jenisnya perlahan hingga pengap.
Aku takut asap dosaku menghalau sinar bintang rahmat milikMu, atau sambarnya malah membakar kayu-kayu bekal yang sudah kukumpulkan untuk perjalanan menemuiMu, menjadikannya arang yang tak berguna kecuali hanya untuk mencoreng wajah dengan malu.
Allah, seperti teman-teman yang ber-istigotsah padaMu agar sudi Kau cabut Corona dari daftar bencana, aku sisipkan satu pinta, tolong cabut hawa nafsuku sampai pada umbinya, lalu bumi hanguskan dia di neraka sana.
Hujani aku dengan penuh cinta, Tuhanku. Hujan yang menghapuskan asap-asap kepulan hawa nafsu, kelabu yang menutupi mata hingga terjangkit rabun abu-abu.
Rabbi, biarkan aku melihat lagi, bahwa hidup ini hanya hitam dan putih. Antara yang haqq dan yang batil, aku harus memilih dengan dalil.
Komentar
Posting Komentar