Menyerah Saat Kalah
Pernah menyerah dan tidak kalah?
Pernah kalah tapi tidak menyerah?
Atau sepertiku?
Selalu kalah tiap menyerah, dan menyerah ketika sudah kalah.
Ada banyak di dunia ini hal yang seharusnya kukejar, tapi malah kutanggapi dengan santai.
Ada banyak yang seharusnya kuabaikan, tapi malah kuusahakan hingga sampai.
Dunia terbalik begitu hebatnya dalam hidupku, bukan karena apa-apa selain aku yang kehilangan kontrol.
Aku membiarkan diriku dilipat waktu, dikunyah nafsu, untuk kemudian menjadi sepah yang diinjak-injak oleh sepatu.
Aku meratapi kegagalanku, memandangnya dengan penuh rasa malu.
Aku malu pada Tuhanku, pada Dia yang telah menciptakan begitu banyak kesempatan yang seharusnya bisa kumenangkan, tapi pilihanku malah tetap sama seperti dulu. Menyerah saat memang sudah kalah.
Aku ingin bisa berbalik saat sebuah bisik memohon untuk tetap melangkah.
Aku ingin bisa menahan saat diri tergoda untuk melawan perintah.
Aku ingin menyerah dan menang,
Aku ingin menang meski menyerah.
Entah bagaimana caranya, aku pasrah.
Tuhan, tunjukkan padaku karena aku mulai lelah.
Komentar
Posting Komentar